5 Tips Mengatasi Anak Susah Makan Sayur dari Sisi Psikologis

5 Tips Mengatasi Anak Susah Makan Sayur dari Sisi Psikologis

Mengatasi anak susah makan sayur memang tidak mudah. diperlukan kesabaran dalam membujuk dan memberi pengertian kepadanya. Penanganan dari sisi psikologis ternyata sangat efektif untuk membangkitkan selera makan anak terhadap sayuran. Berbagai tips di bawah inilah yang akan membantu Anda.

  1. Memberikan Sayur Favorit Anak

Sayur favorit bisa menjadi stimulus bagi si kecil untuk mulai menyukai sayuran. Anda bisa menanyakan kepadanya sayur apa yang disukai. Hal ini sangat penting agar dapat menyajikan sayur terbaik demi menciptakan kesan yang baik darinya tentang sayur. Kesan pertama yang baik ini akan membentuk persepsi anak yang baik tentang sayur, sehingga ia mau rutin makan sayur.

  1. Menciptakan Suasana Makan yang Menarik

Suasana makan juga menjadi hal yang tak boleh terlupakan. Sangat penting untuk menciptakan suasana makan yang menarik agar anak merasa senang dan nyaman pastinya. Dengan cara ini, anak akan mau mencicipi sayur dan lama kelamaan akan makan sayur lebih banyak lagi. Usahakan cita rasanya lezat dan menambahkan beberapa bahan enak di dalamnya, misalnya sosis atau bakso.

  1. Menjadi Role Model

Orang tua wajib menjadi role model bagi anak-anaknya, termasuk ketika membiasakan pola makan yang sehat kepada anak. Anda harus mampu memberikan contoh makan sayur kepada anak, sehingga ia bisa meniru kebiasaan baik ini.

Ia akan termotivasi karena Anda juga makan sayur dan tidak hanya menyuruh saja. Dengan mengonsumsi sayur bersama, anak akan mengerti bahwa sayur baik untuk kesehatan tubuh semua orang.

  1. Jangan Memarahi Anak

Tips berikutnya adalah jangan memarahi anak. Sebisa mungkin Anda harus membendung kekesalan atau kemarahan yang muncul saat anak susah makan sayur. Jangan sampai memarahi atau menegurnya dengan keras ketika anak hanya makan sedikit sayur atau bahkan menolaknya mentah-mentah. Anda harus sabar dalam menghadapinya dan gunakan cara yang lembut agar ia tidak merasa dihakimi akibat tidak makan sayur.

Berilah pengertian kepadanya jika sayur itu enak dan menyehatkan. Tawarkan juga masakan seperti apa yang diminati anak agar ia mau mengonsumsi sayur. Cara ini akan lebih baik dibandingkan meluapkan kekesalan yang justru akan menimbulkan gejala traumatik pada anak yang ditandai penolakan semakin keras ataupun keterpaksaan dalam diri anak.

  1. Jangan Menyembunyikan Sayuran

Hal berikutnya yang harus diperhatikan adalah jangan menyembunyikan sayuran. Anda harus terus terang kepada anak bahwa ada sayuran yang harus dimakan. Sikap menyembunyikan sayuran dengan tujuan agar sayuran bisa termakan ini justru tidak membangkitkan kesadaran anak untuk makan sayur. Jika tidak berkenan, maka anak justru marah dan semakin menolaknya.

Mengatasi anak susah makan sayur dari sisi psikologis memang banyak membantu. Cara yang bersahabat ini justru akan menyukseskan langkah Anda membujuk si kecil agar mau makan sayur. Dampingi pula acara makan si kecil agar ia bisa lebih bersemangat sekaligus memberikan pengetahuan mengenai pentingnya sayuran bagi kesehatan tubuh.